28 oktober 2010

  • Diary 28 oktober 2010diary

Aku berbaring pada tempat tidur itu,ku rasa ada alat bantu yang menempel di lubang hidungku dan itu sangat membantuku saat itu.Dan entah aku sedang berada dimana,bibirku kelu,sekelilingku  terlihat begitu putih meski samar-samar  aku masih bisa melihat mereka menggenggam lengan kananku,dan telingaku masih bisa mendengar sayup-sayup suara mereka yang ada di sekitarku.Dan aku merasa sedang di alam lain entah dimana.

Aku berdoa jika semua ini akan baik-baik saja,dalam otakku hanya inginkan kamu temani aku saat ini.Rasa takut berkecambuk dalam hati,pikiranku melayang,aku pasrah jika kemungkinan buruk menimpaku nanti.Waktu berjalan begitu saja,entah berapa lama aku tak sadarkan diri,meski yang kurasa aku hanya berbaring sekitar lima menit saja.Hingga akhirnya semua berlalu,tubuhku di pindahkan oleh tangan mereka,meski samar-samar aku melihat mereka sibuk membaringkan aku pada suatu tempat yang kulihat begitu putih dan kosong, hingga akhirnya mereka meninggalkan aku sendiri.

Kulihat wajahmu yang teduh menghampiri kelopak mataku,dan membantuku agar aku bisa melihat duniaku sekarang,senyumku mengudara menutupi rasa sakit yang tak ingin ku perlihatkan pada dunia.Inilah diriku yang baru,and I’ve the second chance now …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s